Sekalipun Orang Tak Berterima kasih

Bertahun-tahun silam, Universitas North western memiliki seorang penyelamat yang menolong para penumpang di kapal, di Danau Michigan. Pada tanggal 8 September 1860, sebuah kapal mengalami kesulitan di dekat kampus itu dan seorang mahasiswa bernama Edward Spencer sendirian menyelamatkan seluruh penumpang yang berjumlah tujuh belas orang itu. Apa yang dilakukannya dalam peristiwa tersebut secara permanen merusak kesehatannya, dan ia jadi tidak mampu melanjutkan studinya.

Beberapa tahun kemudian, ketika ia meninggal diketahui bahwa tak seorang pun dari ketujuh belas orang yang ia selamatkan pernah kembali untuk berterima kasih kepadanya.

Ini sebuah fakta yang tragis, dan sering terjadi dalam kehidupan sekarang. Sudah ditolong, tapi mengucapkan terima kasih pun tidak, apalagi membalas kebaikan tersebut. Lalu bagaimana sikap kita, akankah kita berhenti berbuat kebaikan? Kebaikan mesti tetap dilakukan, tidak hanya ketika kita cocok untuk melakukannya. Sebab, sebagai umat-Nya, kita semua dipanggil untuk menjadi manfaat dimana saja, dan kapan saja

“TETAPLAH KERJAKAN HAL-HAL BENAR, BUKAN KARENA INGIN DILIHAT ATAU MENDAPAT IMBALAN, NAMUN KARENA KITA MEMANG DICIPTAKAN OLEH-NYA (TUHAN) UNTUK MELAKUKAN HAL-HAL DEMIKIAN”

Sumber :99 Hari Melesatkan Karier