Tergantung Diri Sendiri

Li Ka Shing (85 Tahun) termasuk deretan orang terkaya di dunia menurut Forbes. Kekayaannya mencapai USD 31 miliar. Suatu ketika, ia ingin mempensiunkan supirnya yang sudah bekerja selama 30 tahun untuknya. Li Ka Shing menilai selama bekerja, dedikasi sang supir cukup tinggi sehingga ia berniat memberi cek senilai 2 juta Hongkong sebagai uang pension. Ditawari uang sebesar itu, sang supir sangat berterima kasih kepada majikannya. “terima kasih banyak Pak, tapi sebenarnya anda tidak perlu pusing memikirkan masa tua saya dengan memberi uang sebanyak itu, sebab saya pun punya simpanan yang lumayan.”, ujarnya. “Oh ya?” Li Ka Shing agak terkejut. Si supir menjelaskan, “selama menjadi supir bapak, saya sering mendengar bapak berbicara di telepon mengenai property mana yang bagus, saham mana yang sedang naik, jadi saya ikut membeli sedikit sampai akhirnya saya mempunyai simpanan yang cukup besar.”

Tidak sedikit orang yang mengeluh dengan kecilnya pekerjaan yang tengah diembannya. Tapi melalui kisah diatas, kita belajar sekali pun punya pekerjaan sebagai supir, jika seeorang bijak mengelola keuangannya, pandai membawa diri, peka dengan keadaan, patuh pada pimpinan, dan seterusnya, maka bukan tidak mungkin suatu hari kelak, ia akan menjelma menjadi pribadi yang luar biasa.

Tidak peduli seberapa kecil profesi kita saat ini, ingatlah itu bisa menjadi besar dan semuanya tergantung dari diri kita sendiri. Ya, pertumbuhan karier atau pertumbuhan kehidupan, kerap kali lebih banyak tergantung dari dalam diri seseorang, itu menyangkut kemauan keras, disiplin, komitmen kuat, dan lain-lain, daripada menyangkut dari luar dirinya. Jadi pastikan, apapun yang ada didalam diri kita sudah benar.

“ONE PERSON OF INTEGRITY CAN MAKE A DIFFERENCE”

Sumber :99 Hari Melesatkan Karier